BANJAR, LingkarJabar — Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar menggelar razia di seluruh kamar dan blok hunian warga binaan, Kamis.(28/5/2026).Razia tersebut melibatkan jajaran TNI, Polri, serta petugas internal lapas sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Tutut Prastyo, mengatakan razia dilakukan secara menyeluruh dan berhasil menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian warga binaan.
“Setelah kami melakukan razia ke seluruh kamar dan blok hunian, ditemukan beberapa barang terlarang seperti dua unit handphone, kabel-kabel, gelas kaca, dan sejumlah barang lainnya,” ujar Tutut kepada wartawan.
Selain handphone, petugas juga menyita berbagai perlengkapan yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan di dalam lapas.
Barang-barang tersebut di antaranya alat kelistrikan berupa roll kabel dan colokan, lampu, alat masak, sendok berbahan stainless, botol kaca, besi, hingga perlengkapan lainnya yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar warga binaan.
Menurut Tutut, razia tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan pihak lapas untuk mencegah pelanggaran serta meminimalisasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Untuk kegiatan razia, kami rutin melaksanakan minimal empat kali dalam satu bulan. Selain kegiatan rutin, ada juga razia insidentil yang dilakukan berdasarkan arahan pimpinan maupun kebutuhan situasional,” katanya.
Ia menegaskan, kegiatan razia menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Banjar dalam mendukung program pemberantasan peredaran narkoba, praktik pungutan liar, penggunaan alat komunikasi ilegal, serta penipuan yang berpotensi dilakukan dari dalam lapas.
Seluruh barang hasil sitaan, lanjut Tutut, akan terlebih dahulu didata sebelum dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
“Barang-barang hasil razia ini akan kami inventarisasi dan data terlebih dahulu, kemudian selanjutnya dilakukan pemusnahan,” ucapnya.
Tutut juga mengimbau seluruh warga binaan agar menaati aturan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan di lapas. Ia berharap warga binaan dapat mengikuti seluruh ketentuan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami berharap seluruh warga binaan dapat mematuhi aturan yang ada. Kami berkomitmen terhadap pemberantasan narkoba, pungutan liar, handphone ilegal, dan penipuan di lingkungan lapas,” tegasnya.
Razia serupa disebut akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran di dalam lingkungan pemasyarakatan.(Johan Wijaya)






