Berita  

Relawan PMI Kota Banjar Diterjunkan ke Aceh Bantu Penanganan Banjir, Bawa Dua Unit Alat Filtrasi Air Bersih

BANJAR, LingkarJabar – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Aceh terus menyisakan dampak serius bagi warga. Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung, terutama di daerah yang paling parah terdampak. Berbagai bantuan dan tenaga relawan dari berbagai daerah di Indonesia pun terus mengalir untuk mempercepat pemulihan.

Dari Kota Banjar, Jawa Barat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar mengirimkan salah satu relawannya, Muhamad Saepul Rohman, untuk terjun langsung dalam misi kemanusiaan tersebut. Saepul atau yang akrab di dapat Rohman ini mendapat mandat resmi untuk membantu masyarakat Aceh yang tengah menghadapi kesulitan akibat banjir yang merendam ribuan rumah dan mengganggu berbagai fasilitas vital.

Rohman menjelaskan bahwa hari ini ia dijadwalkan membawa dua unit alat filtrasi air bersih menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Peralatan tersebut akan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Aceh dan selanjutnya didistribusikan ke lokasi yang membutuhkan.

“Setelah membawa alat, kami akan bergerak ke Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen untuk melakukan assessment lokasi sumber produksi air bersih. Dua wilayah itu merupakan daerah yang paling parah terdampak banjir,” ujar Rohman, Selasa (2/11/2015) ketikan di hubungi via Whatsapp sebelum keberangkatan.

Di tempat berbeda Ketua PMI Kota Banjar, Supratman, membenarkan adanya penugasan tersebut. Ia menegaskan bahwa keterlibatan PMI Kota Banjar merupakan bentuk komitmen untuk mendukung operasi kemanusiaan nasional.

“Betul, kami menugaskan Saudara Muhamad Saepul Rohman untuk bergabung dalam operasi kemanusiaan di Aceh. Ini adalah panggilan tugas PMI untuk hadir di mana pun bantuan dibutuhkan,” kata Supratman.

Ia menambahkan bahwa PMI Kota Banjar akan terus siap mengambil bagian ketika negara membutuhkan tambahan tenaga relawan. Menurutnya, semangat kemanusiaan tidak mengenal batas geografis.

“Penugasan ke Aceh menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal jarak. Selama masyarakat membutuhkan, PMI akan selalu hadir,” tegasnya.

Kehadiran relawan dari berbagai wilayah, termasuk Kota Banjar, diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabanjir sekaligus memastikan kebutuhan dasar seperti air bersih dapat terpenuhi secara cepat dan tepat sasaran. (Johan Wijaya)