BANJAR, LingkarJabar – Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Job Fair 2025 sebagai upaya strategis menekan angka pengangguran serta memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat. Acara berlangsung di Aula Banjar Convention Hall (BCH) pada Rabu, 23 Juli 2025.
Mengusung tema “Hayu Gawe Pikeun Hirup Masagi”, ajang tahunan ini menjadi wadah interaktif antara para pencari kerja dan perwakilan perusahaan, baik dari dalam maupun luar daerah. Pemerintah daerah menilai kegiatan ini sebagai bagian dari langkah nyata dalam pemulihan ekonomi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Banjar.
“Melalui Job Fair ini, kami berharap proses penempatan kerja bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta sesuai minat dan kompetensi masing-masing pencari kerja,” ujar Ninding Kosmana, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Banjar.
Menurut Ninding, antusiasme peserta sangat tinggi. Tercatat ada 30 perusahaan yang berpartisipasi, membuka total 1.827 lowongan pekerjaan dari 104 kategori posisi yang berbeda.
“Ini bentuk nyata komitmen kami dalam memperluas akses kerja bagi masyarakat, serta membantu mengurangi tingkat pengangguran di Kota Banjar,” lanjutnya.
Sejak pagi, aula BCH sudah dipadati ratusan pencari kerja dari berbagai wilayah. Mereka datang membawa dokumen lamaran dan aktif berinteraksi dengan pihak perusahaan.
Salah satu peserta, Rina (22 tahun), mengaku terbantu dengan konsep job fair yang memungkinkan komunikasi langsung antara pelamar dan perusahaan.
“Biasanya harus kirim lamaran online, tapi di sini bisa langsung tanya dan menyerahkan berkas. Jadi lebih jelas dan cepat,” tuturnya.
Selain pameran lowongan kerja, Job Fair 2025 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti pelatihan pembuatan CV, simulasi wawancara kerja, serta layanan konsultasi karier secara gratis dari Disnaker.
Pihak penyelenggara mengimbau agar pencari kerja datang dengan dokumen lengkap seperti CV, fotokopi ijazah, dan surat lamaran agar bisa langsung mendaftar ke perusahaan yang diminati.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Job Fair 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perluasan kesempatan kerja yang inklusif dan produktif. (Joe)






