BOGOR. LingkarJabar – Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat di Kabupaten Bogor, JATMAN (Jam’iyah Ahli Thariqah Muktabaroh An-Nahdliyah) yang dipimpin oleh Dr. KH. Romdon, M.H, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, rutin menggelar Istighosahan dan Pembacaan Asma Ya Wadud secara keliling di setiap kecamatan. Kegiatan ini ditargetkan akan berlangsung di 40 kecamatan se- Kabupaten Bogor.
Dr. KH. Romdon, M.H, yang akrab disapa Abi, merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Bogor pada periode 2009–2019 dan saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bogor. Komitmennya terhadap kegiatan ke-NU-an tampak jelas melalui berbagai kegiatan yang konsisten membumikan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Salah satu kegiatan rutin saya beberapa tahun ini adalah melaksanakan Istighosah dan Pembacaan Asma Ya Wadud keliling di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dengan tema ‘Ikhtiar Membangun Harmoni dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara’,” ungkap Abi. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memohon ampunan dan petunjuk dari Allah SWT.
Menurut Abi, pembacaan Asma Ya Wadud dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya beribadah dan menjalankan perintah-Nya. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada 19 Agustus 2022 di Masjid Baitul Faizin Pemda, dan hingga kini telah berjalan di 16 kecamatan. Setiap kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, tokoh agama, serta masyarakat setempat,” jelasnya.
KH. Romdon memimpin langsung jalannya kegiatan dengan membacakan shalawat, istighotsah, dan Asma Ya Wadud, serta doa-doa yang menyentuh hati masyarakat. Rangkaian acara tersebut diyakini mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kegiatan Istighosah dan Pembacaan Asma Ya Wadud keliling ini membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bogor, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk meningkatkan amal ibadah dan menjalankan perintah Allah SWT,” tutupnya. (IY)






