Berita  

Semangat Pelayanan dan Persiapan Haji 2025, Menuju Haji Mabrur

Semangat Pelayanan dan Persiapan Haji 2025, Menuju Haji Mabrur. Foto:ist/LJ

BOGOR, LingkarJabar – Kementerian Agama Kabupaten Bogor terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai upaya telah dan terus dilakukan, antara lain melalui optimalisasi kuota haji, rekrutmen petugas haji yang profesional dan ramah lansia, pengusulan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang berkeadilan, bimbingan manasik haji yang menyeluruh, serta peningkatan sarana dan prasarana mulai dari asrama haji hingga proses keberangkatan dan kepulangan jemaah.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena penyelenggaraan haji tahun 2025 akan kembali dilaksanakan dengan kuota normal. Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jemaah, dengan rincian kuota Provinsi Jawa Barat sebanyak 38.723 jemaah, dan Kabupaten Bogor mendapatkan jatah 3.450 jemaah,” kata Kasubag TU Kemenag Kabupaten Bogor, Dr. KH Romdon, MH ketika sambutan dalam acara Bimbingan Manasik Haji 1446 H/2025 Tingkat Kecamatan Cigombong, Cijeruk, dan Caringin di Masjid Al-Azhim Cigombong belum lama ini.

Romdon mengucapkan atas nama pribadi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, ia menyampaikan selamat kepada Bapak dan Ibu yang telah terpilih menjadi tamu Allah SWT tahun ini.

“Kesempatan ini sangatlah istimewa dan patut disyukuri, mengingat masih banyak saudara kita yang belum mendapatkan giliran. Salah satu bentuk syukur terbaik adalah dengan mengikuti seluruh rangkaian bimbingan manasik secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal resmi, sambung dia, jemaah haji Indonesia mulai memasuki asrama haji pada tanggal 1 Mei 2025. Gelombang pertama akan diberangkatkan dari Indonesia ke Madinah pada 2–16 Mei 2025, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan dari Madinah ke Mekah pada 11–25 Mei 2025.

“Selanjutnya, gelombang kedua akan diberangkatkan dari Indonesia ke Jeddah pada 17–31 Mei 2025. Adapun pemulangan jemaah gelombang pertama dari Jeddah ke Indonesia akan berlangsung pada 11–25 Juni 2025, sedangkan pemulangan gelombang kedua dari Madinah ke Indonesia dijadwalkan pada 26 Juni–10 Juli 2025,” jelas Romdon.

Menurutnya, perjalanan ibadah haji merupakan ibadah yang panjang dan membutuhkan kesiapan fisik serta mental yang matang. Oleh karena itu, bimbingan manasik haji menjadi hal yang sangat penting untuk diikuti secara serius.

“Bimbingan ini didasarkan pada UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, serta Keputusan Dirjen PHU No. 92 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Bimbingan Manasik Jemaah Haji Tahun 1446 H/2025 M,” ungkapnya.

Di Kabupaten Bogor, kata dia, bahwa bimbingan manasik haji tahun 2025 akan dilaksanakan sebanyak 8 kali, yang terdiri dari 2 kali bimbingan tingkat kabupaten pada tanggal 13 dan 19 April 2025, serta 6 kali bimbingan tingkat kecamatan pada tanggal 12, 18, 20, 23, 26, dan 27 April 2025.

Untul itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan sejak dini. Perhatikan pola makan, istirahat yang cukup, dan bila merasa kurang sehat, jangan ragu menggunakan masker serta mengonsumsi vitamin. Pastikan pula seluruh dokumen administrasi dan kesehatan telah lengkap, agar proses keberangkatan berjalan lancar tanpa kendala.

“Ikutilah setiap sesi manasik dengan baik sebagai bekal ilmu untuk menjalani ibadah haji sesuai dengan tuntunan syariat Islam, demi meraih predikat haji mabrur,” pesan Romdon.

Romdon juga mengajak para jemaah dan pembimbing untuk saling berkomunikasi dan menjaga kekompakan. Bentuklah grup komunikasi seperti WhatsApp dan saling bertukar nomor telepon. Dalam kondisi darurat di tanah suci, jemaah terdekatlah yang akan menjadi penolong pertama.

“Mulailah melatih diri sejak sekarang dalam mengatur aktivitas harian, mengingat ibadah haji akan berlangsung sekitar 40 hari. Siapkan stamina fisik dan mental dengan latihan berjalan kaki setiap hari agar tubuh terbiasa menghadapi kondisi di tanah suci,” sarannya.

Perlu diingat bahwa jemaah haji Kabupaten Bogor adalah duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia. Mari luruskan niat hanya karena Allah SWT, jaga ucapan, hati, dan perilaku.

“Semoga seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2025 berjalan lancar, dan semua jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih gelar haji yang mabrur,” tukasnya. (red)