Toko Tramadol di Jatinangor Kebal Hukum, Daeng : Saya Tidak Takut Sama Siapa Pun

  • Bagikan

 

SUMEDANG, LINGKAR JABAR – Warung yang berkedok gerai menjual pulsa dan kartu perdana, diduga keras menjual obat – obatan golongan G. Aktifitas tersebut seakan – akan tidak menghargai momentum bulan suci ramadhan yang dimana saat ini warga Indonesia yang mayoritas beragama Islam sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan 2024.

Selain itu, keberadaan gerai atau warung tersebut menggiring asumsi publik bahwasannya seakan – akan kebal hukum, pasalnya lokasinya berada di pinggir jalan raya utama Bandung – Sumedang yang beralamatkan di Jalan Raya Jatinangor No.91, Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ” warung itu mah udah lama, ramai terus pembelinya. Sebenarnya kami tau apa yang mereka jual tapi bagaimana lagi, lebih baik kami diam, karena ada yang lebih berhak (polisi) menindak dengan tegas kegiatan warung itu,” katanya, Jumat (29/3/2024).

Baca Juga :  Polsek Gunung Guruh Lakukan Pembinaan Terhadap Komunitas Anak Punk

Di kesempatan berbeda, Irfan Daeng yang mengaku sebagai pengurus mengatakan, ” iya benar itu warung saya, saya pengurusnya. oh ini yang saya cari – cari dari kemaren (wartawan-red) yang udah naik – naikin berita toko saya,” ungkapnya melalui pesan whatsApp.

Namun, saat di konfirmasi oleh wartawati lingkarjabar.com atas pesan WhatsAppnya tersebut ia mengatakan, “Ayo ketemu, kalau gak mau ketemu saya tidak pernah takut dengan siapa pun,” katanya melalui telpon selular (WhatsApp), Sabtu (30/3/2024).

Lanjutnya, Daeng yang diketahui berasal dari Aceh, kembali mengirimi pesan melalui WhatsApp, “saya tidak suka gaya bicara perempuan tadi (wartawati lingkarjabar.com) sombong kali orangnya, saya ajak baik-baik ketemuan darat malahan ngomongnya songong. Saya lebih bisa sombong kalau orang itu songong, mungkin kalian tau bagaimana kami,” ucapnya melalui pesan WhatsApp. (Ria)

  • Bagikan