Puluhan Warga Geruduk Kantor Perumda Cicurug, Warga : Saya Tiap Bulan Bayar Tagihan Angin Dari Keran, Bukan Air

  • Bagikan

 

SUKABUMI.LINGKAR JABAR – Puluhan warga dari lima RT di Desa Purwasari Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menggeruduk Kantor Perusahaan Air Minum (Perumda) Kabupaten Sukabumi Cabang Cicurug, Rabu (6/12/2023).

Mereka memprotes pasokan air bersih yang tidak optimal dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, puncaknya dalam dua hari ini tidak ada pasokan air sedikitpun padahal warga diketahui selalu taat membayar tagihan air untuk Perumda.

Menurut Ridwan salah satu Rw di Desa Purwasari yang mendatangi kantor Perumda menyebutkan, jika warga sudah geram karena sulitnya air bersih di lingkungannya.

“Intinya kami merasa dirugikan oleh pihak Perumda, kami tiap bulan membayar tagihan tepat waktu tapi pasokan airnya tidak optimal , setiap hari air muncul itu ketika tengah malam, puncaknya dua hari kemarin tidak ada air sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  Berikan Kemudahan Layanan Kependudukan, Disdukcapil Luncurkan Beragam Inovasi Layanan Berbasis Digital Untuk Masyarakat

Ia juga mengaku kecewa lantaran tagihan air untuk Perumda nampak normal seperti bulan-bulan sebelumnya padahal tidak ada air yang keluar.

“Ini kan aneh , tagihan kita melonjak tapi air yang kita konsumsi atau pakai itu minim sekali kita seperti membayar angin yang keluar dari keran, kita mau buang air aja ikut ke tetangga,” bebernya.

Ridwan juga mengatakan warga akan melakukan aksi yang lebih besar jika kondisi air yang tidak optimal masih berlanjut dalam beberapa hari kedepan.

“Kami akan melakukan aksi yang lebih besar jika kondisi ini tidak secepatnya di perbaiki oleh Perumda,” tukasnya.

Sementara itu Tatang Somantri Kepala Perumda Kabupaten Sukabumi Cabang Cicurug menjelaskan bahwa minimnya pasokan air bersih untuk wilayah Desa Purwasari karena adanya kebocoran yang tidak diketahui oleh pihak Perumda.

Baca Juga :  Walikota Sukabumi Hadiri Pernikaham Jainal Sidik Mutakhin

” Jadi kondisi minimnya pasokan air ke Desa Purwasari ini baru diketahui beberapa hari terakhir, itu karena adanya kebocoran, tapi kami sudah perbaiki,” jelasnya

Tatang meminta kepada masyarakat agar lebih bersabar lagi dan memohon maaf atas terganggunya pasokan air bersih ini.

“InsyaAllah dalam beberapa hari kedepan atau dalam beberapa jam pasokan air sudah normal kembali, tim kami sedang melakukan perbaikan,” tandasnya

Reporter : Ardi Yakub | Redaktur : Wahidin

  • Bagikan