Dikeluhkan!!! Biaya Untuk Perpisahan Sekolah Terindikasi Syarat Pungli

  • Bagikan

 

SUKABUMI. LINGKAR JABAR – Setiap menjelang tahun ajaran hampir semua sekolah mengadakan acara kegiatan perpisahan yang katanya sudah tradisi, dengan cara Biaya di bebankan kepada orang tua siswa.

Walaupun Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi sudah mengeluarkan surat edaran Nomor 14 tahun 2023 tentang kegiatan wisuda pada satuan Pendidikan anak usia dini, satuan Pendidikan jenjang pendidikan dasar, dan satuan Pendidikan jenjang pendidikan menengah, tapi tidak di gubris oleh pihak sekolah.

Seperti hal nya yang terjadi di satuan Sekolah Menengah Atas Negeri 5, (SMAN 5 ), jl Sarasa, Kel, Babakan, Kec, Cibeureum,Kota Sukabumi, diduga melakukan pungutan liar (Pungli-red) untuk kegiatan perpisahan sekolah dengan dalih hasil kesepakatan orang tua siswa, kepala sekolah dan komite.

Baca Juga :  Iwan Setiawan Sebut Alun-alun Desa Ciburayut Dapat Dorong Tingkatkan Perekonomian Warga

Kegiatan perpisahan tersebut telah di laksanakan pada Senin 6 Mei 2024 bertempat di gedung grand sulanjana, jl selabintana, Kec, Sukabumi, Kab Sukabumi

Orang tua siswa yang tidak mau di sebutkan namanya menyampaikan kepada pihak media, saya merasa keberatan dengan biaya yang di bebankan sebesar RP 400.000 untuk acara perpisahan sekolah, ujarnya. (Selasa 7/5/2024)

“Kami merasa keberatan dengan biaya perpisahan sekolah yang dibebankan kepada orang tua siswa” paparnya.

Para tamu undangan (siswa dan orang tua siswa) yang hadir dalam kegiatan itu hanya mendapatkan sebungkus snack dan minuman kemasan, ucapnya.

“Dalam kegiatan acara perpisahan orang tua siswa dan siswa yang hadir hanya di beri sebungkus snack dan minuman kemasan,”imbuhnya.

Baca Juga :  Jajanan Chiki Ngebul Nitrogen Bikin Keracunan, Polsek Cisaat berikan himbauan ke Sekolah

Sukismanto ketua komite SMA Negeri 5 saat di konfirmasi via telpon, menyampaikan untuk kegiatan perpisahan tersebut atas dasar keinginan orang tua siswa atas hasil musyawarah kesepakatan rapat bersama komite.

“Biaya sebesar Rp 400.000 tersebut untuk acara kegiatan perpisahan atas dasar kesepakatan musyawarah rapat orang tua siswa, komite dan pihak sekolah” dalihnya.

Lanjut,ia mengatakan apabila ada orang tua siswa yang tidak mampu bisa menyampaikan keluhannya secara langsung ke pihak komite dan panitia perpisahan.

“Untuk semua siswa kelas Xll baik yang sudah bayar atau pun yang tidak mampu untuk membayar di persilahkan untuk hadir dalam agenda perpisahan bertempat di gedung grand sulanjana” terangnya.

Baca Juga :  Diduga Lecehkan profesi Wartawan, Kepsek MAN 4 Sebut Media Suka Ada Buntutnya

Redaktur : Wahidin

  • Bagikan