Berita  

336 Anggota KPPS Desa Tugu Jaya Diberikan Bimtek Simulasi Uji Beban Aplikasi Sirekap

BOGOR, LJ – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tugu Jaya kecamatan Cigombong menggelar Bimbingan Tehnik (Bimtek) penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) kepada KPPS Desa Tugu Jaya hari ini.

Acara simulasi yang dihadiri 336 anggota KPPS sedesa Tugu Jaya ini berlangsung kondusif, semua KPPS mengikuti dengan serius.hadir dalam acara tersebut ketua PPK didampingi Komisioner PPK kecamatan Cigombong.bertempat di Aula kantor Desa, Sabtu (10/02/2024).

Ketua PPS Desa Tugu Jaya Deni Saputra mengatakan, para KPPS desa Tugu jaya hari ini dilatih dan diuji cobakan dalam penggunaan Sirekap hari ini, selanjutnya KPPS dilakukan mendownload sampai uji coba sirekap.

“Kami ingin melihat kehandalan server saat digunakan atau uji coba oleh KPPS Desa Tugu Jaya, sehingga nantinya kalau ada kendala dapat diantisipasi,” ungkap Deni.

Sirekap memiliki dua versi, yaitu versi mobile dan web. Versi mobile digunakan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menginput data hasil perhitungan suara dari formulir C1 ke dalam aplikasi.

“kami menunjuk 2 orang di setiap TPS yang bertugas menginput data, jadi hanya mereka yang memiliki akses untuk menginput data ke Sirekap,” tambahnya.

Perlu diketahui, Sirekap yaitu sebuah aplikasi berbasisi teknologi informasi yang digunakan oleh KPU sebagai sarana publikasi hasil perhitungan suara dan proses rekapotulasi hasil perhitungan suara pemilu 2024.

Aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat, memudahkan, dan meminimalisir kesalahan dalam penghitungan dan rekapitulasi suara, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemilu.

Data tersebut kemudian akan terhubung dengan versi web yang digunakan oleh petugas KPU di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan pusat untuk melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara secara online.

Aplikasi ini juga dapat diakses oleh masyarakat umum melalui situs web resmi KPU untuk melihat hasil perhitungan suara secara real time.

Deni pun menyampaikan, proses penggunaan SIREKAP umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:

1. Log masuk ke sistem: Anda harus memasukkan kredensial yang diberikan oleh penyelenggara pemilu untuk mengakses SIREKAP.

2. Memasukkan data pemungutan suara: Setelah log masuk, Anda akan diminta untuk memasukkan data hasil pemungutan suara sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Ini dapat mencakup jumlah suara untuk setiap calon atau partai politik, serta informasi lain yang diperlukan untuk rekapitulasi hasil pemungutan suara.

3. Verifikasi dan submit: Setelah memasukkan data dengan benar, Anda akan diminta untuk memverifikasi informasi yang telah dimasukkan sebelum men-submit data tersebut ke sistem.

Manfaat penggunaan SIREKAP antara lain:

1. Akurat dan transparan: SIREKAP memungkinkan pencatatan hasil pemungutan suara secara akurat dan transparan, yang dapat membantu mencegah kesalahan atau kecurangan dalam pelaporan hasil pemilu.

2. Efisiensi: Dengan menggunakan platform digital, proses rekapitulasi hasil pemungutan suara dapat dilakukan secara lebih efisien dan dengan menyediakan data real-time.

3. Pemantauan dan pelaporan: SIREKAP memungkinkan pengawasan dan pelaporan yang lebih baik terhadap hasil pemungutan suara, yang dapat membantu memastikan integritas pelaksanaan pemilu.

Selain itu, penting untuk melakukan simulasi penggunaan SIREKAP sebelum hari pemungutan suara. Simulasi ini akan membantu anggota KPPS memahami secara mendalam bagaimana menggunakan platform tersebut, memastikan terbiasa dengan antarmuka dan prosesnya, serta membantu mengidentifikasi dan memperbaiki potensi masalah atau kesalahan sebelum pemungutan suara sesungguhnya dilaksanakan.

Dan hari ini diadakan simulasi kepada anggota KPPS disaksikan oleh anggota PPK,  intinya dengan adanya bimtek ini agar petugas KPPS Desa Tugu Jaya benar benar paham tugas masing masing sebagai KPPS.

Para petugas KPPS yang belum mengerti setelah dilaksanakannya simulasi hari ini silahkan dirumah dibaca dan dipelajari buku panduan yang dikeluarkan oleh KPU RI dan menanyakannya ke sekretariat PPS.

Ia juga menambahkan, “adapun untuk undangan akan dibagikan H – 3 hari minggu oleh anggota KPPS,”pungkasnya. (red)