Berita  

259 Anggota KPPS Desa Cipicung ikuti Simulasi pemilu 2024

 

Bogor, Lingkar Jabar, sebanyak 259 anggota KPPS Desa Cipicung kecamatan Cijeruk, kabupaten Bogor hari ini mengikuti simulasi pemungutan suara dan penghitungan suara pemilu 2024.

Acara yang dihadiri Camat Cijeruk M.Sobar, kepala Desa Cipicung, ketua PPK, ketua Panwascam, Babinsa Babinmas, PPS dan anggota KPPS sedesa Cipicung bertempat diaula kantor Desa Cipicung selasa (6/02/2024) berlangsung kondusif.

Suheli kepala Desa Cipicung mengatakan, sebanyak 259 anggota KPPS sedesa Cipicung hari ini mengikuti kegiatan simulasi pemungutan suara dan penghitungan suara pemilu 2024 yang sebentar lagi akan digelar yaitu 14 februari.

Simulasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para petugas penyelenggara pemilu (KPPS) Desa Cipicung bagaimana tata cara pelaksanaan pemungutan suara pada hari H dan tugas tugasnya.

” Karena simulasi ini sangat penting diadakan, saya berharap para KPPS untuk mendengarkan dengan baik, sehingga mereka benar benar memahaminya akan tugasnya pada hari H nya,” ungkap Kades Cipicung

Suheli juga menjelaskan, sukses dan tidaknya pelaksanaan pemilu 2024, salah satunya bagaimana petugas KPPS bisa bekerja baik dan mengerti tugas masing masing para anggota petugas di TPS, dan juga dukungan masyarakat untuk dapat hadir ke TPS dan menggunakan hak politiknya (mencoblos).

Pada kesempatan tersebut, kades Suheli meminta kepada petugas penyelenggara pemilu baik PPS dan KPPS untuk menjaga netralitas, karena mereka ini tentunya akan diawasi baik oleh partai politik, dan juga mengantisipasi segala kemungkinan termasuk cuaca ektrem, makanya kalau bisa TPS dibuat di tempat yang aman dan nyaman (Indoor) seperti sekolah negeri maupun swasta ataupun tempat yang presentatif dan akses mudah.

Dalam kesempatan tersebut, kades Cipicung meminta kepada anggota KPPS untuk menjaga kesehatan dan istirahat dan makan makanan yang bergizi dan bervitamin seperti buah dan sayur.

Kades berharap pelaksanaan pemilu di Desa Cipicung berjalan sukses, lancar dan berintegritas dan tingkat kehadiran masyarakat bisa mencapai diatas 80 persen. (Iy/red)